oleh

DPC PPP Kota Tangerang Gelar Rapat Koordinasi & Buka Puasa Bersama

-Daerah, Politik-222 views

Harian Detik. Net | Tangerang – Dalam rangka memeriahkan bulan suci Ramadhan 1443 H dan menyambut hari raya Iedul Fitri 1443 H DPC PPP Kota Tangerang menggelar acara rapat koordinasi dan buka puasa bersama dengan jajaran pengurus harian PAC PPP se-Kota Tangerang, Badan Otonom PPP dari unsur Gerakan Pemuda Kabah (GPK) , GMPI, AMK, dan WPP.

Acara yang mengambil tempat di kantor DPC PPP Kota Tangerang pada hari Selasa (26/4) dihadiri pula oleh para anggota dewan fraksi PPP DPRD Kota Tangerang. Ketua DPC PPP Kota Tangerang Riyanto sekaligus Ketua Komisi 2 DPRD Kota Tangerang dalam acara ini akan mensuport kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan oleh pengurus PAC se-Kota Tangerang dan juga kegiatan yang dilaksanakan oleh Badan Otonom ke depannya nanti.

“Sebagai contoh acara Buk-Ber yang dilaksanakan oleh GMPI Kecamatan Pinang, saya menghadiri acara tersebut sebagai bentuk dukungan, terlebih di bulan suci Ramadhan ini bulan yang penuh berkah dan momentum untuk menebar kebaikan diantara kita” ucap Riyanto saat sesi wawancara.

“Acara buka puasa tadi sungguh luar biasa, seluruh jajaran pengurus harian baik di DPC dan PAC serta Badan Otonom hadir semuanya. Kita ingin membuktikan mampuhkah ke depannya nanti PPP Kota Tangerang meraih perolehan suara tiga besar. Kita coba tumbuhkan dari sekarang para calon legislatif muda PPP mewarnai Kota Tangerang, Karena mereka-mereka lah nantinya para calon pemimpin ke depan. ” tutur Riyanto lebih lanjut.

Rapat koordinasi ini menurut Riyanto adalah untuk melihat potensi-potensi dari para calon pemimpin yang memiliki terobosan-terobosan baru terlebih dalam sebuah organisasi partai. Baik itu datang dari unsur DPC, PAC, GPK, GMPI, dan WPP nya. Sambil melihat kelemahan-kelemahan serta kendala yang ada dalam sebuah organisasi kepartaian. Sehingga menghasilkan sebuah sinergitas dari semua unsur.

“Begitupun soal kegiatan pengurus PAC hingga ranting, kedepannya akan disuport dengan adanya bantuan keuangan untuk kegiatan di wilayah masing-masing. Dan hal ini bukanlah sebuah budaya pragmatis melainkan suatu kegiatan yang manusiawi guna berkiprah di masyarakat serta menambah rasa kekeluargaan dan keakraban diantara pengurus.” tutup Riyanto.

(Khoer_Azis/agus/miftah)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed