by

H. Ahmad Sucipto (Bang Bahar) Serahkan 15 Juta Bantuan Kemanusiaan Kepada Keluarga Pasien Muhamad Husen

-Berita-37 views

Jakarta, Hariandetik.net –
Berawal dari penelusuran Tim Kolaborasi yang dipimpin oleh H. Ahmad Sucipto yang akrab dipanggil Bang Bahar, tentang adanya seorang anak kecil bernama Muhamad Husen yang menderita penyakit Diagnosa Meningitis dan Hydrocypalus.
Muhamad Husen anak dari pasangan Mistahudin dan Yusnita yang beralamat di Penggilingan Cakung gang Makmur Rt.001/Rw.04 No.55, Kelurahan Penggilingan, Kecamatan Cakung Jakarta Timur.

Berdasarkan penelusuran dan melihat langsung kondisi ekonomi keluarga tersebut tergolong kurang mampu dan hanya bekerja sebagai penjahit itu, Bang Bahar bersama Tim Komunitasnya langsung menanggapi secara kemanusiaan.

Tim kolaborasi terdiri dari Komunitas FORSI (Forum Silaturrahmi Betawi Indonesia), Ojek Onlaine PENGBERS (Penggilingan Bersatu), Persaudara’an AL BADHER, Sanggar Pencak Silat BATAVIA SINGA ROSULULLOH, dan juga dari Organisasi Masyarakat FBR G. 03, JAMPANG 10, PEJABAT (Pengacara Jawara Bela Umat).

Dalam jangka waktu yang cukup singkat (lebih kurang 3 hari) Tim berhasil mengumpulkan dana sumbangan uluran tangan dari masyarakat sebesar 15 juta rupiah.

Tepat tanggal Kamis, 18/03/2021, Tim Komunitas dibawah binaan H.Ahmad Sucipto langsung mengantar uang bantuan tersebut kerumah Keluarga Muhamad Husen yang disambut haru oleh keluarga.

Perwakilan yang hadir dalam mengantar dana uluran tangan masyarakat tersebut diantaranya dari Komunitas Sanggar dan Organisasi Masyarakat. FORSBI (Forum Silaturrahmi Betawi Indonesia ) M. Jaya, H. Ahmad Sucipto ( Bang Bahar ). PENGBERS ( Penggilingan Bersatu ) Bang Bob, Ustadz Herman Amir. PEJABAT ( Pengacara & Jawara Bela Umat ) Bang Rudi,Bunda Dian,Bunda Rita. FBR G.03 Bang Bahir, JAMPANG 10 Bang Mul. PERSAUDARA’AN AL BADHER Bang Othing. Sanggar HARIMAU BATAVIA Cang Syarif.

Dalam wawancaranya, H.Ahmad Sucipto (Bang Bahar) mengatakan,” Saya berharap kegiatan kemanusiaan ini juga dapat dilaksanakan oleh ormas dan komunitas lain yang ada di Jakarta khususnya diwilayah Cakung Jakarta Timur.

Ormas atau komunitas dituntut untuk berjiwa sosial di lapangan, dan bermanfaat bagi masyarakat lingkungan. Mudah-mudahan kita yang menjalankan kegiatan ini akan menjadi ladang ibadah untuk kita semua.

Kami lakukan hal ini dengan tidak harus memilih orang yang akan kita bantu. Yang penting dalam hal ini sasarannya tepat dan orang yang tidak mampu yang membutuhkan pertolongan.
Terlebih di masa pandemi ini ekonomi masyarakat sangat memprihatinkan.
Tak lupa Bang Bahar mengingatkan sedikit slogannya “DENGAN BERSAMA KITA PASTI BISA”

Saya juga sangat berharap kepada pemerintah, mulai dari tingkat Gubernur, Walikota, Camat dan jajaran kebawahnya untuk tidak menutup mata pada saat masyarakat yang kurang mampu mendapatkan musibah. Jiwa sosial ini sudah lama kita jalankan seperti sunami di banten,banjir bandang di Sukabumi, kita juga pernah memberi bantuan ke korban yang menderita tumor otak salah satu dari anak pekerja Ojek Onlaine, dan kita juga menyiapkan bantuan warga yang meninggal dari mulai memandikan hingga pengawalan dan pemakaman untuk warga yang benar-benar tidak mampu. Kegiatan ini butuh sekali mobil Ambulance untuk keperluan warga, mudah-mudahan ini di dengar Bapak Gubernur “kata Bang Bahar menjelaskan.

Ditempat yang sama, Mistahudin orang tua pasien (Muhamad Husen) dengan mata berbinar mengaku terharu dan tidak menyangka kalo keluarganya akan mendapat bantuan dan
perhatian khusus dari Tim Kolaborasi antar komunitas yang dipimpin oleh H.Ahmad Sucipto (Bang Bahar) ini.

“Saya tidak tau mau bicara apa.Yang jelas saya sangat terharu dan kaget.
Karena tak pernah saya bayangkan sebelumnya kalo musibah yang dialami keluarga saya ini akan mendapat bantuan yang cukup besar ini.
Saya hanya bisa mengatan ucapan terima kasih yang tak terhingga kepada Tim Kolaborasi antar Komunitas yang dipimpin langsung oleh pak H.Ahmad Sucipto atau yang akrab dipanggil Bang Bahar. Semoga mereka semua diberi sehat agar dapat melakukan kegiatan kemanusian ini dengan berkesinambungan.” ucap Mistahudin dengan mata berbinar dan menahan rasa harunya.

Selesai kegiatan di rumah Muhamad Husen, tim melanjutkan kegiatannya ke RT.08 RW. 04 Kelurahan Penggilingan Cakung Jakarta Timur untuk mengantarkan bantuam juga ke salah satu keluarga yang saat itu juga membutuhkan bantuan.
Yaitu anak kecil bernama Raka usia 3 tahun.
(Hera AS)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed