by

Aksi Massa PDIP Jakarta Timur Meminta Polisi Usut Pembakaran Bendera PDIP

Jakarta, Hariandetik.net – Massa Aksi Kader PDI Perjuangan Jakarta Timur Menuntut Penangkapan Pelaku Pembakaran Bendera PDI Perjuangan, Bertempat di Depan Mapolres Metro Jakarta Timur, Jalan Matraman Raya No.224, Jatinegara, Jakarta Timur. Kamis (25/06/2020).

Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol. Arie Ardian Rishadi, SIK didampingi Wakapolres Metro Jakarta Timur AKBP Stefanus Micheal Tamuntunan, S.I.K, M.SI menerima surat pernyataan.

*PERNYATAAN SIKAP*
_*”MENUNTUT PENANGKAPAN PELAKU PEMBAKARAN BENDERA PDI PERJUANGAN”*_
DPC PDI PERJUANGAN JAKARTA TIMUR.

Indonesia adalah negara yang dibangun atas permufakatan bersama seluruh komponen bangsa menjadi sebuah negara Indonesia Merdeka.

Taman sari nya Indonesia terletak dari kebhinekaan budaya luhur dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Segala dinamika dalam membangun peradaban dalam Indonesia Merdeka memang diperlukan. Namun kemerdekaan yang seharusnya diisi membangun peradaban manusia merdeka, belakangan ini diwarnai dengan aksi2 yang merusak sendi2 berbangsa.

Terutama pada tanggal 24 Juni 2020 telah terjadi pembakaran bendera PDI PERJUANGAN oleh sejumlah massa aksi di depan gedung DPR RI.

Maka pada hari ini 25 Juni 2020, kami seluruh Pengurus partai, kader dan simpatisan PDI Perjuangan yang tergabung dalam perwakilan yang terdiri dari pengurus partai, sayap partai perwakilian dari 10 Kecamatan & 65 kelurahan di Jakarta Timur, yang dalam suasana Pandemi Covid-19 dengan tetap mengikuti protokol kesehatan menyampaikan sikap tegas, bahwa :

1. Pembakaran bendera PDI Perjuangan merupakan bentuk anarkisme sekompok masyarakat serta tindakan kejahatan terhadap demokrasi yang tidak dibenarkan.

2. Dalam video berdurasi 02.33 yang viral, kelompok pendemo berteriak “bakar PKI” dengan membakar bendera PDI Perjuangan adalah tindakan fitnah yang teramat keji dan wajib diproses hukum. SEKALI LAGI WAJIB

3. Mendorong jajaran Kepolisian Negara untuk melakukan pengusutan dan penangkapan terhadap pelaku pembakaran dan dalang pembakaran bendera serta para donaturnya.

4. Mengajak seluruh elemen masyarakat kebangsaan untuk bersama2 melawan bentuk anarkisme dari kelompok pemecah belah bangsa. Cukup sdh 350thn Kolonialisme bercokol di Indonesia dan kita tidak mau lagi kembali pada era adu domba.

5. Segala silang pendapat tentang RUU HIP diselesaikan secara mekanisme ketatanegaraan, sesuai konstitusi negara.

Hormat kami

DPC PDI Perjuangan Jakarta Timur

_Dwi Rio Sambodo/Ketua_
_Eko Witjaksono/sekretaris_

(Hera)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed