by

Relawan Jokowi yang Ambisius dan Tebar Fitnah Demi Jabatan

-Politik-37 views

Jakarta,Hariandetik.net-Ketua Relawan Dakwah Seknas Jokowi , Uztad Rizal menyebut sekarang ini ada Relawan-relawan Jokowi yang membuka kedok aslinya

Sejatinya Relawan adalah komunitas masyarakat yang mendukung salah satu kandidat Pilpres adalah karena keyakinan bahwa kandidat yang didukungnya akan membawa perbaikan dan kemajuan bagi negeri ini. Artinya dukungan kepada kandidat (Jokowi) bukan hanya mendukung pribadinya untuk menjadi Presiden, tetapi Relawan mendukung Jokowi untuk NKRI yang lebih baik dan maju.

Dengan motivasi itu maka Relawan tidak berhitung untung rugi, bersifat rela dan ikhlas meski dia harus berkorban waktu, tenaga, pikiran bahkan dana, demi terpilihnya kandidat yang didukung.

Tapi ada sebagian, terutama para elit relawan ternyata tidak masuk dalam katagori Relawan Sejati, mereka tidak tulus dan ikhlas, dibalik gerakannya, ternyata ada maksud tersembunyi, mengincar jabatan atau posisi di pemerintahan atau BUMN, ketika tujuannya tidak terakomodir, maka mereka membuat ulah, bahkan menyerang lingkaran Istana.

Salah satunya adalah Haidar Alwi yang menurut sumber terdekat mengincar posisi jabatan Menteri atau Wakil Menteri, namun tidak terakomodir, ternyata kemudian berulah. Haedar Alwi menebar fitnah bahwa Menantu Presiden Jokowi dan Moeldoko terlibat dalam kasus investasi ASABRI sebesar Rp 1 Trilyun.

Uztad Rizal menyebut bahwa ocehan Haedar Alwi ini beraroma hoax dan fitnah. Direktur PT ASABRI seperti yang ditulis oleh HA sendiri sudah mengklarifikasi bahwa tuduhan itu fitnah.

Haedar menyebut bahwa pencairan dana 1 T dari PT. ASABRI ke BN adalah sebagai dana investasi PT ASABRI ke PT JENEDI ISVESTAMA yang dimiliki oleh BN, tetapi dalam paparan tentang Perusahaan-perusahaan Investment yang mengelola dana PT ASABRI, tidak ada disebut PT JENEDI Investasi.

Jelaslah kebohongan Haedar Alwi tentang keterlibatan Manantu Presiden dan Moeldoko dalam kasus PT ASABRI adalah fitnah keji yg beraroma sakit hati dan dendam karena syahwat posisi jabatannya tidak terwujud.

Demi mencegah merebaknya virus dendam, hoax dan fitnah di kalangan Relawan, Uztad Rizal berharap pihak berwenang memproses hukum para pembuat dan penyebar hoax ini.(John. S)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed