by

IMI Menyelenggarakan Rakernas dan Munaslub 2019

-Otomatif-137 views

Jakarta,Hariandetik.net-Pada akhir tahun 2019 Ikatan Motor Indonesia (IMI) berurutan menggelar agenda yang luar biasa, Agenda tersebut adalah Penghargaan IMI Award 2019, Rakernas IMI 2019, dan Munaslub IMI 2019 di Hotel Mercure,Kemayoran, Jakarta (19/12/2019).

Sadikin Aksa selaku Ketua Umum IMI mengungkapkan, tiga agenda tersebut bertujuan untuk mengapresiasi prestasi, dedikasi dan komitmen dari para atlit/ tokoh / penyelenggara otomotif di tingkat Nasional maupun Internasional, sekaligus juga untuk melakukan sinergi dalam menjalankan kebijakan dan langkah-langkah strategis program tahunan dari 2 (dua) Pilar Utama IMI yaitu Olahraga & Wisata kendaraaan bermotor di Indonesia, racinglovers.

Selain itu lewat Munaslub IMI 2019, IMI ingin melakukan penyempurnaan AD/ART untuk menyesuaikan dengan perkembangan dan dinamika Organisasi serta Program Kerja IMI kedepan.

“Di tahun 2019, buat kepengurusan kami ini, merupakan tahun terakhir untuk konsolidasi, karena tahun depan kita ini membuat IMI lebih modern lagi. Di akhir tahun ini kita buat 3 agenda acara seperti IMI Award, Rakernas, dan Munaslub IMI 2019,” ujar Sadikin Aksa.

“Dalam kesempatan tersebut kita juga umumkan kembalinya membina hubungan dengan Departemen Perhubungan (Dephub), karena sebenarnya dari awal berdirinya IMI juga dari peranan Dephub. Jadi kami melakukan MOU (Memorandum of Understanding) yang intinya IMI akan berperan untuk berkampanye keselamatan berkendara atau road safety,” tambahnya.
Pria yang akrab disapa Ikin juga menyampaikan kalau baru pertama kalinya setelah selama 110 tahun IMI mendapatkan serfikat HAKI untuk logo IMI.
Lebih lanjut, IMI juga akan melakukan penyempurnaan AD/ART lewat Munaslub IMI 2019, dan rencana membuat IMI lebih modern, lewat IMI e-mobilitas, seperti pembuatan KTA online, yang keuntungannya bisa mendapatkan asuransi, sebagai e-money juga e-wallet. dan lain-lain.
“Jadi intinya IMI itu secara olah raga adalah pembuat regulator, dan regulasi itu ditetapkan oleh Munas, lalu kepengurusan itu akan menjadi wasit atau pengawas agar regulasi itu berjalan normal,” pungkas Ikin.( Ferry )

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed